"Ambeci'i Satru Iku Panungguling Kahutaman, Kridaning Ati Ora Biso Mbedah Kutaning Pasti, Budidayane Manungso Ora Biso Ngungkuli Panguasane Kang Moho Kuoso"

Perjalanan Tak Berujung


Rintik hujan mengiringi derap langkah sang pengelana renta
Detak jantung yang semakin menggebu dan menderu-deru juga
Fungsi akal kini hanya sebatas angan belaka
Gemericik air laut mengiringi jalannya bahtera dalam hangatnya senja
***

Alana....
Tahukah kau perjalanan ini nantinya akan bermuara padamu?
Perjalanan yang masih belummenemukan titik temu







Meski sekarang masih jauh ku berlajan menuju dirimu
Namun akan kusebrangi laut samudera nan begitu jauh, hanya untuk menuntut akan semula janjimu
***
Alana....
Jika dikemudian hari perjalanan ini terhenti karena detak jantungku yang tak lagi bergeming
Maka jangan salahkan aku jika aku tak mampu memenuhi janjiku dikala kita masih bersanding.
Demi hanya ingin mengetahui keberadaan dirimu, aku sampai melakukan perjalanan yang tak berujung.
Dan hingga kini tak segores dan sepucuk suratpun yang bermuara kepadaku, darimu yang terjerat oleh pria yang kau anggap lebih penting.
***
Alana....
Mungkin engkau tak merasa, seberapa berat sudah kaki ini melangkah
Kaki yang dulu kokoh dengan urat-urat penyangga
Kini telah terasa lemas dan sungguh membuat diri ini susah
Jika nanti akan ada dimana aku dan engkau bertemu dan menjalin kisah
Maka akan ku pastikan kisah kita melebihi kisah cinta dari masa yang sudah-sudah.
Bakauheuni, 28 Juli 2023

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Perjalanan Tak Berujung"