"Ambeci'i Satru Iku Panungguling Kahutaman, Kridaning Ati Ora Biso Mbedah Kutaning Pasti, Budidayane Manungso Ora Biso Ngungkuli Panguasane Kang Moho Kuoso"

ADA SENJA DI ANTARA KITA


    
Sebegitu mestinya ada awal harus ada akhir yang mengesankan, seperti senja yang hadir sebagai akhir dari siang yang melelahkan, di saat senja pula orang berduyun-duyun pulang dari aktivitasnya yang melelahkan. Senja juga sebagai tolok ukur bahwa lelahnya siang di bayar dengan indahnya waktu istirahat yakni waktu senja itu sendiri. Walau terkadang senja di musim penghujan seperti sekarang ini tak begitu terlihat, matahari yang biasanya memancarkan sinar yang begitu indah berganti dengan gumpalan-gumpalan mendung yang di sertai petir yang perlahan menggelegar. 

    Namun apalah daya itu kehendak Sang Kuasa tak bisa tuk di elakkan hanya patut di syukuri. Senja pun bisa bermakna sebagai tolok ukur kita pada kehidupan, bahwasanya di gambarkan bak hari tua kita nanti 
seperti di gambarkan oleh Allah SWT dalam firman-Nya pada Surat Al Ashr.

    Seseorang yang jika di pagi dan siang harinya (masa muda) beramal sholih dan juga senang menolong sesamanya, maka di sore harinya (masa tua/hari kematiannya) maka akan di berikan nikmat yang tiada tara. Begitulah cerita tentang senja yang begitu indah. 
          
         

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "ADA SENJA DI ANTARA KITA"